NASIHAT IBNU ATHA'ILLAH TENTANG TOBAT dan RAHMAT

Nasihat-ibnu-athaillah

Salam Alaikum Sobat Ruang, berikut sebuah Nasihat dari Ibnu Athailah semoga bisa menjadi bahan renungan kita bersama.

Orang yang hidup akan merasa sakit jika tertusuk jarum dan merasa kaget tatkala tersentuh duri. Adapun orang yang mati walau disayat dengan pedang dan dipotong dengan gergaji, ia tetap tidak merasa apa-apa.

Jika engkau tidak bersedih ketika tak melaksanakan ketaatan dan tidak kecewa setelah terperosok ke dalam maksiat, berarti kalbumu telah mati dan jiwamu telah hilang. Engkau tak bisa membedakan antara kebaikan dan keburukan, antara kebahagiaan dan kesengsaraan, antara manfaat dan bahaya. 

Wahai saudaraku, tangisilah dirimu serta berusahalah untuk membangkitkan dan mengembalikan kalbumu pada kehidupan. Duduklah dalam majelis-majelis ilmu dan hikmah. Di dalamnya terdapat karunia dari surga yang bisa kau rasakan setelah majelis selesai, di jalan, di rumah, di kedai atau kau berada bersama keluarga. Maka jangan tinggalkan majelis ilmu dan nasihat tersebut. Jangan pula sesekali berkata, "Apa manfaatnya menghadiri majelis kebajikan dan ketaatan, sementara aku masih terkubang dalam dosa dan tak mampu meninggalkan maksiat?" Ini adalah bisikan dan rayuan setan yang masuk ke jiwa seorang Muslim agar ia tak mengerjakan kebaikan.

Maka, setiap pemburu harus terus berburu. Kalau hari ini ia tidak mendapatkan buruan, mungkin besok akan dapat. Sebagaimana pasien, ia harus tetap minum obat. Kalau hari ini tak sembuh, mungkin besok akan segera sembuh. Yang penting, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah."

 --Ibnu Atha'illah dalam kitab  Bahjat An-Nufus

Comments

  1. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah :)
    sering sekali saya dengar dari sebuah nasheed... judulnya berjalan tanpa henti.. devotees

    ReplyDelete
  2. Ibnu Atha'illah...
    nasehat beliau selalu menampar dengan halus ke lubuk jiwa.
    Bergetar membayangkan bagaimana jika kalbu ini menjadi mati... tsumma nau'udzubillah...

    Lalu, bagaimanakah agar menjaga kalbu tetap hidup? adakah jalan untuk menghidupkan hati yang telah mati? jawabannya ternyata sungguh sederhana namun berat bagi sebagian manusia. "duduklah dimajlis ta'lim dan hikmah....

    Tulisan ini cukup singkat namun berat dan berserat bang...

    ReplyDelete
  3. @Gulungan pita : saya belum sempat dengaer lagunya :D

    ReplyDelete
  4. @Liyan :Itulah nasihat-nasihat dari para ulama yang dikaruniai ilmu hikmah......pesan2nya selalu dalam, dan bercabang..

    ReplyDelete
  5. Aku pengen ada orang yang menasihatiku dan mengingatkanku untuk beribadah namun tidak ada,,,,
    Semoga saja Allah SWT memberikan hidayahNya sama saya agar saya dapat bertobat dengan sungguh sungguh
    Niche blog

    ReplyDelete
  6. aamiin bang.....yang penting ada niat dan keinginan dulu...tapi awas jangan kelamaan,,,,takut ntar jatuh tempo duluan :D
    kata alamarhum UJ

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah,,,

    "Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah"

    dalem emang,, thanks Bang he2 ^^

    ReplyDelete
  8. Eha Brad edgar...tumben ne,,,terimakasih udah mampir Brad

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

10 Cara Efektif Mencegah Tawuran antar Pelajar

Kisah Mengharukan Sayyidina Umar bin Khattab ra.

Downlaod Terjemahan Kitab Ihya Ulumuddin [Imam Al-ghazali]