Posts

Showing posts with the label My Dreams

5 Alasan Wanita Mengenakan Jilbab

Image
5 Alasan Wanita Mengenakan JILBAB >> Kenapa Tidak Memakai JILBAB ? adakah yang menghalangimu Mengenakan JILBAB? Atau merasa Malu Mengenakan JILBAB ? kenapa tidak lebih malu menunjukkan Aurat? Postingan ini bermaksud menyambung lidah, dari apa yang sudah di sampaikan oleh Ustd. Arifin Ilham d i Facebook Fan page milik beliau, berharap ini nantin bisa bermanfaat buntuk kamu muslim dan muslimah pada khusunya. Pada kesempatan kali ini saya ingin share tentang 5 Alasan Wanita Mengenakan Jilbab. Berikut dari beliau. Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Sahabat sholeh sholehahku, ada hal yg membuat kalian tidak nyaman tetapi wajib kusampaikan karena sayangku pada kalian karen ALLAH. Inilah diantara alasan Mengapa Wanita Mu'minat Mengenakan JILBAB Tujuan hidup seorg mu'min adalah Keridhoan Allah, "Ath thooah baabur ridho" taat berjilbab itu pintu diantara pintu keridhoan Allah. "Hai Nabi, katakanlah kpd isteri2mu, anak anak perempuanmu d...

Untuk Kesekian kalinya

Image
Kemana harus berpaling Ketika dosa dosa hina mulai terasa sesak membosankan Kepada siapa harus bicara Sementara hati, terlalu kotor untuk berkata-kata Haruskah aku datang kepadaNYA dengan muka seadanya, seperti ini, lalu berkata kalau aku menyesal, aku telah lalai dan berbuat salah, semantara kemarin dan hari-hari sebelumnya aku juga pernah dengan lantang mengatakannya…”aku menyesal dan aku hina telah berbuat dosa, ampuni aku, aku berjanji tidak akan melakukan kesalahan ini lagi” Lalu kemudian…aku mengulanginya, lagi, lagi dan lagi Aku malu,,,ini sudah yang kesekian kali. Tapi harus kemana melangkah atau haruskah aku diam disni menikmati dosa dosa ini sampai mati, haruskah aku pura pura melupa dalam bahagia fana yang sekilas terlihat begitu sempurna? TIDAK, aku tidak mau sisa hidupku hanya untuk menunggu siksa abadi dikemudian hari. Dan…. Untuk Kesekian kalinya …Ya rabbi, aku memohon ampun untuk dosa dosa lama, dan dosa dosa baru, aku tidak pernah sedikitpun meraguka...

Mereka Menghina Nabiku, Menghina Agamaku

Image
Entah perasaan apa yang seharusnya aku ungkapkan, kata apa yang semestinya lantang aku teriakkan, sikap apa yang selayaknya sigap ku tunjukkan, ketika mendengar ricuh pemberitaan, membaca paragraf-paragraf tulisan yang menghina, mencaci dan memaki Nabi Ku, merendahkan Agamaku. Apakah aku harus tendang kiri tendang kanan atau lempar depan, lempar belakang, untuk menunjukkan bentuk kecintaan dan ketaatan. Atau berpura-pura Tuli, seolah tak mendengar ....entahlah!!! Apakah aku harus berteriak dan turun ke jalan-jalan, dengan penuh semangat balik menghujat, melaknat dan membakar semua yang berbau barat, untuk menunjukkan sikap tersinggung dan keberatan. Atau pura-pura buta, seolah tak melihat .....entahlah!!! Ini memang bukanlah hal yang pertama dan saya juga yakin tidak akan menjadi yang terakhir, dan ini juga bukan hal yang baru. Kita tentu ingat Nabi kita saw juga sering diperlakukan sedemikian hina , difitnah, dicaci, dimaki ketika beliau masih hidup, tapi sikap apa yang Beliau ...

Aku Ingin Menjadi Sejarah Indah Kehidupan

Image
Aku tidak ingin kisahku, hanya sebatas sejarah bisu yang teredam bisingnya zaman, diam tanpa makna, diam tanpa kata. Aku ingin Dia menjadi bintang terang di saat malam tanpa rembulan, Aku ingin dia menjadi kerasnya angin dikala derasnya hujan tak mampu menyadarkan . Aku tidak ingin kisahku hanya sebatas aku dan hidupku, Dia harus tertanam pada setiap langkah yang aku jejakkan, Dia harus ikut bernyanyi, menari dan ceria mengabarkan setiap kebaikan, untukku , untuk hidup mu , untuk sebagian dari kalian. Sungguh, aku ingin Dia tertulis dan terbaca, aku ingin Dia terus berteriak dan berkata kata. Aku ingin Dia tersenyum, menghadirkan tawa , mengusir resah membuang gelisah, dan mampu memberikan sejuta harapan yang mungkin selalama ini selalu kalian impikan . Mungkin untuk itulah aku di sini, untuk itulah aku berani menulis dan lancang berkata-kata, di atas keterbatasan yang sering menghinakan. Mungkin untuk itulah aku disni, mencoba ikut menyumbangkan setitik makna, mengabar...

Kampung Ku, Sebuah Kampung Islami

Image
Pada kesempatan ini saya ingin bercerita tentang sebuah kampung dimana aku di besarkan, kampung yang sampai sekarang tidak ada duanya. Sebut saja namanya KAMPUNG ISLAMI , walaupun bukan nama yang sebenarnya, tapi akau selalu ingin menyebutnya dengan nama tersebut, karna nuansa islami begitu kental terasa dalam segala aspek kehidupan masyarakatnya. Nuansa islam inilah yang membuat kampungku sangat berbeda dengan berbagai tempat yang pernah aku datangi. Tidak akan pernah kau temui sesorang disudut manapun dikampungku dengan muka ketus, selalu ada tegur sapa dengan bumbu senyum terhidang manis, tanpa ada batas status sosial seperti yang sering terkabar dan terlihat belakangan ini. Jumlah penduduk sekitar 400 kk dengan luas wilayah yang bisa dibilang terlalu luas jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya, dengan mata pencaharian kebanyakan dari bertani, bertenak dan berdagang menurut saya sudah bisa tergolong kampung yang cukup sejahtera jika dilihat dari sektor ekonomi. Saya yakin ...