Terima Kasih Untuk Pagi Ini

Puisi-Pagi

Terimakasih Untuk Pagi Ini dan Pagi-pagi yang sudah terlewati.

Nyanyian burung burung mulai membangunkan rindang dedaunan yang terlihat masih berselimutkan embun. Sisa-sisa awan Malam yang terlihat diam, seakan mengawasi, dan Tiupan angin, semilir perlahan, memanjakan dahan-dahan kecil dalam ayuanan, memberikan kesempatan kepada daun-daun tua untuk sebuah salam terakhir pada sang pagi...

Sinar mentari yang perlahan mulai menyinari, menambah sempurna pagi ini, dan aku masih berdiri ditempatku, belum ingin beranjak dari meriahnya pesta alam raya menyambut sang pagi. Ku lemparkan kembali pandangan ke luas langit lepas, merasakan diamnya DIAM, berharap sampai pada kosongnya KOSONG, lalu mengungkapkan rasa terima kasih untuk setiap pagi yang selalu terasa indah, untuk setiap pagi yang selalu membawa berkah.

Terimakasih untuk pagi ini, dan untuk pagi-pagi yang sudah terlewati, Terimakasih karna masih ada nafas untuk bergegas dan langkah-langkah kencang untuk berlari. Terimakasih untuk semua jalan yang sudah dibukakan, jalan yang aku harap berujung sebuah perjumpaan, denganMU wahai sang pemilik pagi.


Sebuah Puisi Pagi
Moerad Qrad

Comments

  1. assalaamu'alaykum! saya mau request puisi bisa? :3

    -_- tidak ada subscribe comment by eMail

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm...Subscribe comment by email....emang ada layanan blogger untuk itu? atau pasang sendiri?

      ha ha request puisi? :malu
      saya bukan punjangga kaze :cool

      Delete
    2. kemarin kagak ada tuh subscribenya sekarang ada :D haha

      #oh ya mau nanya, kemarin kaze sampe browsing sana sini di blog akang untuk ngacak2 postinganya sembari download Murotal Ahmad Saud, tapi kok kaze tidak bisa kasih komentar ya? malah seperti yang pada mental komentar2 kazenya? -____- haduh

      request puisi cinta lah :D

      Delete
    3. Mental gimana Kaze?
      saya pake moderasi untuk postingan lama...supaya mudah di balas, dak kagak kelindas...he

      kemarin pas saya approve coment dari kaze, double tuch comentnya....

      Puisi cinta?
      Nunggu jatuh cinta dulu dah kalo gitu,,,baru saya post puisi cinta dimari,,,, :ngakak

      Delete
  2. puisinya baguuuuss :)
    seneng deh bacanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks El....thanks udah semepet mampir :cendol

      Delete
  3. "Ku lemparkan kembali pandangan ke luas langit lepas, merasakan diamnya DIAM, berharap sampai pada kosongnya KOSONG,"

    Mantaappps :D koq ga ada notifikasi dari G+ ya kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kang...dak enak kebanyakan notif, ntar ganggu :ngakak

      Delete
  4. hm, baca catatan pagi dimalam hari.. jadi serasa udah pagi lagi.. :)

    btw, tambah segar blognya nie.. sederhana itu ternyata lebih indah. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kemarin sempet ganti template.... memang shi, inginnya supaya terlihat lebih sederhana.... biar yang datang lebih nyaman....

      thanks ya Liyan, buat review-nya, saya kasi :cendol biar seger

      Delete
    2. Asyiiik... kebetulan belum sarapan nih bang! #sarapan cendol? wah! aneh bin amazing.

      Delete
    3. ha ha belum sarapan saya cendol lagi dah :cendol :cendol :cendol

      :ngacir

      Delete
  5. pagi yang selalu indah,,,dengan subuh yang menghangat...#tunjuksudutmata

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

10 Cara Efektif Mencegah Tawuran antar Pelajar

Kisah Mengharukan Sayyidina Umar bin Khattab ra.

Downlaod Terjemahan Kitab Ihya Ulumuddin [Imam Al-ghazali]